Sabtu, 30 Maret 2013

Akses dan Manipulasi Basis Data dengan Visual Basic

        Salah satu keunggulan Visual Basic dibandingkan dengan Bahasa pemrograman yang lain, adalah kemampuan dalam akse dan manipulasi data. Hal ini karena Visual Basic dikembangkan oleh Microsoft yang juga membuat sistem operasi Windows. Sehingga fungsi-fungsi basis data mendapat dukungan
yang sangat lengkap.
       Visual Basic menyediakan beragam cara untuk mengakses dan memanipulasi data. Perhatikan diagram pada gambar berikut ini.
  • 􀁸 ODBC
ODBC singkatan dari Open Data Base Connectivity. Merupakan sekumpulan fungsi yang membolehkan kita untuk koneksi pada basis data lokal atau yang berada di jaringan. Biasanya ODBC digunakan untuk mengakses berbagai tipe basis data antara lain, MS FoxPro, MS Access, MS SQL Serve, Oracle atau bahka data yang tersimpan dalam bentuk file data.
  • 􀁸 DAO
DAO atau Data Access Object adalah antarmuka dari Microsoft Jet, perangkat utama penggerak MS Access. Kita dapat membuat basis data dengan MS Access kemudian kita manipulasi dengan Visual Basic melalui DAO dengan mudah. Karena DAO langsung berhubungan dengan MS Access, maka kita dapat menggunakan fungsi-fungsi DBMS dari Visual Basic.
  • 􀁸 OLE DB
OLE DB adlah teknologi untuk mengakses basis data level dasar yang sebenarnya dimaksudkan untuk menggantikan fungsi ODBC. Namun dalam perkembangannya ODBC dan OLE DB memiliki perbedaan, yaitu OLE DB berbasis pada teknologi COM dan dapat digunakan untuk mengakses basis data yang bukan bersifat relasional.
  • 􀁸 ADO
ADO (ActiveX Data Object) adalah antarmuka level atas dari OLE DB. ADO dikembangkan di atas OLE DB untuk melengkapi fungsi-fungsi yang tidak dimiliki oleh OLE DB sehingga memudahkan programmer dalam membuat aplikasi.

Prosedur dan Fungsi

Ada beberapa jenis procedure yang digunakan dalam Visual Basic :
  •  Sub procedure yang tidak menggembalikan nilai
  • Function procedure yang mengembalikan nilai
  • Property procedure yang dapat mengembalikan nilai dan diisi nilai yang mengacu pada suatu objek.
  • Sub procedure
          Syntax penulisan Sub procedure:
[Private|Public][Static]Sub namaprosedur (argumenargumen) pernyataan-pernyataan End Sub
          Setiap kali procedure dipanggil, maka pernyataan-pernyataan yang berada di antara Sub dan End Sub akan dijalankan. Argumen pada procedure adalah nilai yang akan dilewatkan saat pemanggilan procedure.
Di Visual Basic Sub Procedure dapat dibagi atas dua yaitu :
o General Procedure, procedure yang diaktifkan oleh aplikasi.
o Event Procedure, Procedure yang diaktifkan oleh system sebagai respon terhadap event.
Contoh 7.12. Contoh sub procedure.
          Pada contoh ini kita akan membuat sub procedure dengan nama CenterForm yang dapat digunakan untuk menampilkan form ketengah Layar, dimana x adalah parameter yang merupakan form yang akan dibuat ketengah layar.
Sub CenterForm(x As Form)
x.Top = (Screen.Height - x.Height) \ 2
x.Left = (Screen.Width - x.Width) \ 2
End Sub
‘memanggil sub prosedur CenterForm
Private Sub Form_Load()
Call CenterForm(Me)
End Sub
Pada contoh 7.12, sub procedure CenterForm membutuhkan argumen form. Sehingga ketika dipanggil argumen juga harus dicantumkan. Perhatikan pada baris Call CenterForm(Me). Me di sini adalah argumen dari sub procedure. Pada Visual Basic, Me merujuk pada form dimana kode program ini dibuat.
  •  Function procedure
           Ada dua jenis function dalam Visual Basic, yaitu Built-in Function dan Function Procedure. Pada Visual Basic telah disediakan banyak Built-in Function yang dapat digunakan untuk berbagai tujuan seperti fungsi-fungsi untuk perhitungan matematika, manipulasi string, manipulasi tipe data dan ain-lain. Pada bab ini tidak akan dibahas detil fungsi-fungsi built-in tersebut. Namun pada lampiran, dapat dilihat beberapa fungsi built-in yang sering digunakan. Meskipun sudah tersedia sangat banyak, tetapi fungsi-fungsi yang tersedia tersebut bersifat umum dan kandang-kadang tidak memenuhi kebutuhan programer, untuk keperluan tersebut anda dapat menciptakan fungsi-fungsi sendiri yang dikenal dengan Function procedure. Atau kita bisa mengatakan sebagai fungsi buatan sendiri.
Sintaks penulisan function procedure :
[Private|Public][Static]Function namaprocedure (argumen-argumen) [As type] statements End Function
Ada tiga perbedaan antara function dan procedure :
o Umumnya anda dapat memanggil suatu function dengan mengikutkan nama function sisi kanan dari statement atau ekspresi. (returnvalue = function()).
o Function memiliki type data seperti suatu variabel. Ini menentukan
type yang dari nilai yang dikembalikan.
o Nilai kembali dimasukkan ke namafunction itu sendirinya, dan suatu function dapat menjadi bagian dari suatu ekspresi yang panjang.
Perhatikan contoh fungsi berikut ini.
Contoh 7.13. Contoh Fungsi.
           Fungsi ini adalah fungsi yang bekerja untuk menampilkan nama bulan dalam bahasa Indonesia dari data tanggal yang dimasukkan. Argumen yang dibutuhkan dalam fungsi ini adalah x dan bertipe data date.
Function Bulan(x As Date)
Dim sRet As String
Select Case Month(x)
Case 1: sRet = "Januari"
Case 2: sRet = "Februari"
Case 3: sRet = "Maret"
Case 4: sRet = "April"
Case 5: sRet = "Mei"
Case 6: sRet = "Juni"
Case 7: sRet = "Juli"
Case 8: sRet = "Agustus"
Case 9: sRet = "September"
Case 10: sRet = "Oktober"
Case 11: sRet = "Nopember"
Case 12: sRet = "Desember"
Case Else
sRet = "tidak sah"
End Select
Bulan = sRet
End Function

Struktur Kontrol Program

           Struktur kontrol program atau kadang disebut sebagai struktur kendali merupakan penerapan dari algoritma struktur percabangan dan struktur pengulangan. Buka kembali Bab 5 untuk memperjelas kembali tentang struktur algoritma.
  • Struktur percabangan.
          Struktur percabangan dalam Visual Basic dapat dilakukan dengan
menggunakan If ... Then dan Select ... Case. If ... then digunakan jika
percabangan tidak terlalu banyak. Sedangkan Select ... Case
digunakan jika ada banyak percabangan. Perhatikan contoh penulisan
If ... Then ini.
Contoh 7.5. Contoh penulisan If .. Then.
' Percabangan/pemilihan satu baris tanpa Else
If x > 0 Then y = x
' Percabangan/pemilihan satu baris dengan Else
If x > 0 Then y = x Else y = 0
' Percabangan/pemilihan satu baris dengan Else dan titik dua
If x > 0 Then y = x: x = 0 Else y = 0
' Percabangan ditulis dengan cara lebih dari satu baris
If x > 0 Then
y = x
x = 0
Else
y = 0
End If
' Penggunaan blok if
If x > 0 Then
y = x
ElseIf x < 0 Then
y = x * x
Else
x = -1
End If
Contoh 7.6. Contoh penulisan Select ... Case.
Dim position As Integer 'Pilihan
position = CInt(txtPosition.Text)
Select Case position
Case 1
txtOutcome.Text = "Menang"
Case 2
txtOutcome.Text = "Kalah"
Case 3
txtOutcome.Text = "Seri"
Case Else
txtOutcome.Text = "Tidak bertanding."
End Select.
Coba perhatikan contoh aplikasi dengan menggunakan If ... Then dan Select ...
Case berikut ini.
Contoh 7.7. Program aplikasi dengan if ... then.
Aktifkan VB 6 kemudian buatlah form sebagai berikut :

Atur property untuk masing-masing obyek sebagai berikut :
           Buka Jendela Code dan pada bagian Code Editor ketikkan kode programnya
sebagai berikut :
Private Sub Command1_Click()
If Text1.Text = "nusantara" Then Image1.Visible =
True
End Sub
Klik menu Project > Project1 Properties lalu klik tab General. Gantilah
Startup Object-nya menjadi Form5. Coba jalankan Project1 :
o Ketikkan sembarang teks pada TextBox lalu klik tombol OK atau
tekan Enter, tidak terjadi apa-apa.
o Ketikkan “nusantara” pada TextBox lalu klik tombol OK atau tekan
Enter, gambar computer akan muncul.

 

Selasa, 05 Maret 2013

Mengenal Berbagai Jenis Projek Visual Basic 6.0

             Sebelum membuat sesuatu di Visual Basic 6.0, alangkah baiknya untuk mengetahui hal hal yang akan ditemukan sebelum anda membuat projek anda pada Visual Basic 6.0 hal ini akan memberikan gambaran kepada anda tentang projek yang akan anda buat, sesuaikan dengan kebutuhan objek yang akan anda buat tadi.
            Visual Basic 6.0 menyediakan beberapa jenis project yang bisa dibuat seperti terlihat pada gambar dibawah. Ada beberapa project yang biasa digunakan oleh banyak pengguna Visual Basic, antara lain:

  • Standard EXE: Project standar dalam Visual Basic dengan komponen-komponen standar. Jenis project ini sangat sederhana, tetapi memiliki keunggulan bahwa semua komponennya dapat diakui oleh semua unit komputer dan semua user meskipun bukan administrator. Pada buku ini akan digunakan project Standard EXE ini, sebagai konsep pemrograman visualnya.
  • ActiveX EXE: Project ini adalah project ActiveX berisi komponen-komponen kemampuan intuk berinteraksi dengan semua aplikasi di sistem operasi windows.
  • ActiveX DLL: Project ini menghasilkan sebuah aplikasi library yang selanjutnya dapat digunakan oleh semua aplikasi di sistem operasi windows.
  • ActiveX Control: Project ini menghasilkan komponen-komponen baru untuk aplikasi Visual Basic yang lain.
  • VB Application Wizard: Project ini memandu pengguna untuk membuat aplikasi secara mudah tanpa harus pusing-pusing dengan perintah-perintah pemrograman.
  • Addin: Project seperti Standard EXE tetapi dengan berbagai macam komponen tambahan yang memungkinkan kebebasan kreasi dari pengguna.
  • Data project: Project ini melengkapi komponennya dengan komponen-komponen database. Sehingga bisa dikatakan project ini memang disediakan untuk keperluan pembuatan aplikasi database.
  • DHTML Application: Project ini digunakan untuk membuat aplikasi internet pada sisi client (client side) dengan fungsi-fungsi DHTML.
  • IIS Application: Project ini menghasilkan apliaksi internet pada sisi server (server side) dengan komponen-komponen CGI (Common Gateway Interface).
Untuk memulai membuat projek-projek yang telah disebutkan tadi diatas, klik pada jenis objek yang akan dibuat kemudian klik OK, anda akan masuk pada tahap pembuatan objek dan seterrusnya.

Senin, 04 Maret 2013

Perintah Dasar Dan Menu Bahasa Pemrograman

MEMBUAT PROGRAM LINK (1 PROJECT LEBIH DARI 1 FORM)
Membuat sebuah program untuk link 1 form dengan form lain dalam 1 project.
Langkah-langkahnya:
1. Buka tampilan form designer Visual Basic. Klik pada toolbox Command. Kemudian
isikan masing-masing property objek.
2. Ketik property objek sebagai berikut:
No Objek Kontrol Properti
1 Form1 Name: Form1
Caption: Form1
2 Command1 Name: command1
Caption: Next Form 2
3. Double klik pada command1, dan isikan code sebagai berikut

Selasa, 05 Februari 2013

Prinsip Pokok Pemrograman Berbasis GUI

A. Prinsip Pokok Pemrograman Berbasis GUI
           Secara prinsip ada dua bagian pokok dalam pengembangan aplikasidengan menggunakan VB, yaitu: visual design dan event-driven programming.
Visual Design
           Dalam lingkungan Windows, User-interface sangat memegang perananpenting, karena dalam pemakaian aplikasi yang kita buat, pemakai senantiasaberinteraksi dengan User-interface tanpa menyadari bahwa dibelakangnyaberjalan instruksi-instruksi program yang mendukung tampilan dan proses yang dilakukan. Pada pemrograman Visual, pengembangan aplikasi selalu dimulaidengan pembentukkan user interface. Untuk mendisain user interface, pengetahuan yang paling dibutuhkan hanyalah pemahaman dasar tentang jenisdan kegunaan dari control dan dasar-dasar bagaimana menggambar sebuah object.
           Form dan control merupakan elemen-elemen dasar dalam user interface pada aplikasi-aplikasi berbasis Windows. Dalam VB, elemen-elemen ini disebut obyek karena dapat dimanipulasi seperti sebuah obyek. Obyek merupakan suatu kombinasi dari kode dan data yang dapat diperlakukan sebagai satu kesatuan. Sebuah obyek memiliki sejumlah property dan sejumlah method, dan akan bereaksi terhadap sejumlah event eksternal seperti halnya obyek fisik.
           Sebagai ilustrasi (lihat gambar), sebuah mobil adalah sebuah obyek fisikyang memiliki property, method dan event. Salah satu property adalah warna.Biasanya property warna dari mobil ditetapkan ketika sebuah mobil dibuat.Tetapi kalau kita tidak suka dengan warna mobil yang kita beli, kita masihdapat merubahnya, misalnya dengan mengecat ulang. Demikian juga dalam VB, property dari sebuah control biasanya ditentukan ketika object dibuat (pada saat ditempatkan pada sebuah form), tetapi kita dapat merubah property ini dengan memberikan nilai baru. Kita dapat merubah nilai property pada saat disain (dengan menggunakan jendela Properties) atau pada saat runtime (melalui kode program). Beberapa property hanya tersedia pada saat disain, dan beberapa property hanya tersedia pada saat runtime.

Gambar. Obyek, Property, Method dan Event
 
Event-Driven Programming
            Pemrograman suatu aplikasi bukanlah sesuatu yang mudah, namun ada sebuah metodologi yang tidak boleh kita tinggalkan. Aplikasi yang dibuat dengan VB bukanlah sebuah program yang monolithic (hanya ada satu urutan jalannya program aplikasi). Ketika kita membuat program dengan VB, pertama kita harus menentukan bagaimana aplikasi akan berinteraksi dengan pengguna.
            Atau dengan kata lain, kita harus menentukan bagaimana setiap control bereaksi terhadap aksi yang dilakukan pengguna (misalnya: click mouse, double-click mouse, penekanan salah satu tombol pada keyboard, dan lainlain). Konsep ini biasa disebut sebagai Event-Driven Programming, karena bukan aplikasi yang menentukan alur namun kejadian (event) yang disebabkan oleh pengguna yang menentukan alur dari aplikasi. Program aplikasi yang kita buat bereaksi terhadap kondisi eksternal (event), dan aksi dari pengguna yang menentukan bagaimana alur dari aplikasi.


B. Tipe Data, Variabel dan Konstanta
            Secara umum tipe data, variabel dan konstanta dalam Visual Basic tidak banyak berbeda dengan apa yang disampaikan pada Peembelajaran sebelumnya. Yang berbeda adalah bentuk pendeklarasian variabel dan konstanta. Perhatikan contoh berikut.
Contoh penggunaan tipe data obyek.
Dim frm As Form
Dim midfrm As MDIForm
Dim ctrl As Control
Dim obj As Object
Dim inv As frmInvoice
Dim txtSalary As TextBox
Dim wrk As Excel.Worksheet
Pada contoh di atas, pernyataan Form, MDIForm, Control dan Object adalah kontrol-kontrol yang dimiliki oleh Visual Basic. Sedangkan frmInvoice adalah form yang telah kita beri nama frmInvoice. Visual Basic juga memungkinkan kita untuk menggunakan obyek dari luar Visual Basic. Perhatikan pada baris terakhir di atas. Kita menggunakan worksheet dari Excel untuk kita gunakan dalam program kita.
Operator
            Operator adalah simbol yang digunakan dalam bahasa pemrograman untuk melakukan suatu operasi terhadap nilai data. Simbol operator bisa berupa karakter ataupun kata khusus. Pada Visual Basic ada tiga kelompok operator utama, yaitu operator aritmatika, operator perbandingan dan operator logika.
  • Operator aritmatika
           Operator aritmatika digunakan untuk operasi matematis terhadap nilai data. Notasi-notasi yang digunakan tampak pada tabel berikut ini :


Prinsip Pokok Pemrograman Berbasis GUI 
             Secara prinsip ada dua bagian pokok dalam pengembangan aplikasi dengan menggunakan VB, yaitu: visual design dan event-driven programming.

Visual Design 
             Dalam lingkungan Windows, User-interface sangat memegang peranan penting, karena dalam pemakaian aplikasi  yang kita buat, pemakai senantiasa berinteraksi dengan  User-interface tanpa menyadari bahwa dibelakangnya berjalan instruksi-instruksi program yang mendukung tampilan dan proses yang dilakukan.  Pada pemrograman Visual, pengembangan aplikasi selalu dimulai dengan pembentukkan  user interface.   Untuk mendisain  user interface, pengetahuan yang paling dibutuhkan hanyalah pemahaman dasar tentang jenis dan kegunaan dari control dan dasar-dasar bagaimana menggambar sebuah object.
             Form dan control merupakan elemen-elemen dasar dalam user interface pada aplikasi-aplikasi berbasis Windows.  Dalam VB, elemen-elemen ini disebut obyek karena dapat dimanipulasi seperti sebuah obyek.  Obyek merupakan suatu kombinasi dari kode dan data yang dapat diperlakukan sebagai satu kesatuan.  Sebuah obyek memiliki sejumlah property dan sejumlah method, dan akan bereaksi terhadap sejumlah  event eksternal seperti halnya obyek fisik.  
            Sebagai ilustrasi (pada gambar), sebuah mobil adalah sebuah obyek fisik yang memiliki property, method dan event.  Salah satu property adalah warna.  Biasanya property warna dari mobil ditetapkan ketika sebuah mobil dibuat.  Tetapi kalau kita tidak suka dengan warna mobil yang kita beli, kita masih dapat merubahnya, misalnya dengan mengecat ulang.  Demikian juga dalam VB,  property dari sebuah  control biasanya ditentukan ketika  object dibuat (pada saat ditempatkan pada sebuah form), tetapi kita dapat merubah property ini dengan memberikan nilai baru.  Kita dapat merubah nilai property pada saat disain (dengan menggunakan jendela Properties) atau pada saat  runtime(melalui kode program).  Beberapa property hanya tersedia pada saat disain, dan beberapa property hanya tersedia pada saat runtime.